Minggu, 18 Oktober 2009

Mengunakan web proxy yang terintegrasi dengan antivirus

Halaman web sangat rentang sekali terserang worm dan virus yang tersebar di Internet. Situs Web, baik
sengaja atau tidak sengaja dan karena mereka rentang sehingga dapat diubah tanpa sepengetahuan
penulis yang sah, kadang‐kadang mempunyai referensi script program yang dapat digunakan untuk
menginfeksi pengguna komputer. Selain itu, situasi telah memburuk sejak beberapa kerentanan dalam
sistem berbasis gambar yang telah memungkinkan virus untuk dieksekusi dalam format file JPEG.
Terakhir, meningkatnya penggunaan applet Java adalah meningkatkan jumlah multiplatform virus
menyebar melalui http dan operasi terlepas dari platform (PC, Palmtop, ponsel) atau sistem operasi di
tempat mereka bekerja. Solusi terbaik untuk jenis masalah ini adalah untuk menyediakan semua
perangkat klien yang terhubung ke internet dengan program antivirus yang baik dengan real‐time
perlindungan, memeriksa setiap file yang masuk. Namun, ini mungkin tidak cukup untuk dua alasan:
tidak ada program antivirus, bahkan mereka memiliki mekanisme tanda tangan untuk memperbarui diri,
dapat memberikan 100% jaminan terhadap setiap virus; real‐time memeriksa konten masuk adalah
sangat membebani dalam istilah komputasi dan terutama pada perangkat yang kinerjanya tidak terlalu
baik, ia dapat memperlambat sistem sampai membuat pengguna menonaktifkan antivirus secara realtime
perlindungan. Untuk alasan ini, virus semakin dilakukan check adalah hulu, sebelum virus potensial
dapat menjangkau pengguna klien. Dengan kata lain, sistem antivirus terpusat digunakan pada serverserver
yang menawarkan layanan tertentu. Contoh yang paling luas adalah bahwa e‐mail server, yang
memiliki sistem yang menganalisis pesan yang masuk dan keluar melalui SMTP dan lampiran untuk
memindai virus. Dalam hal ini, aplikasi antivirus memeriksa gateway SMTP sangat wajar, karena e‐mail
wajib untuk melewati itu, sebelum mencapai kotak masuk pengguna. Untuk layanan http, ini tidak
begitu signifikan, karena klien LAN dapat berpotensi menghubungkan langsung ke salah satu server web
yang tersedia di Internet. Solusi untuk masalah ini memperkenalkan aplikasi yang melibatkan tingkatpintu
gerbang ke LAN untuk mengumpulkan http permintaan klien dan maju mereka ke server web yang
relevan. Gateway aplikasi ini disebut sebagai Web Proxy dan karena ia mampu menafsirkan protokol
http, bukan hanya filter berdasarkan URL, tetapi juga merinci materi yang sedang dilakukan (HTML,
JavaScript, Java Applet, gambar, ... ) dan untuk scan virus. Salah satu fungsi yang paling umum dari proxy
sejauh ini web cache, yaitu pada disk pengarsipan halaman web yang telah dikunjungi, dalam rangka
mempercepat menampilkan alamat URL yang sama untuk permintaan pengguna berikutnya. Tujuan dari
hal ini juga untuk mengurangi konsumsi bandwidth di Internet dan salah satu yang paling dikenal sistem
proxy, mampu melakukan fungsi‐fungsi web cache adalah Squid, didistribusikan dengan lisensi Open
Source. ZEROSHELL tidak memadukan Squid karena tidak mengumpulkan halaman web. Tugas web yang
berfokus pada program antivirus dan filter konten, menggunakan blacklist URL, ditangani oleh HAVP
sebagai sistem proxy dan ClamAV sebagai perangkat lunak antivirus. Keduanya didistribusikan di bawah
lisensi GPL.

Minggu, 03 Mei 2009

pengetesan cable straight & cross

Pengkoneksi jenis cable jaringan

1. koneksi dengan cable straight dan cross
a. koneksi antar 2 PC dengan cable cross
kesimpulan :
pengoneksian antar 2 PC atau computer hanya bisa terhubung dengan menggunakan
cable cross.
b. koneksi antar 2 PC dengan cable straight
kesimpulan :
pengkoneksian antar 2 PC tidak bisa tehubung dengan menggunkan cable straight,
cable straight digunakan lebih dari 2 PC




2. Koneksi dengan hub.
a.
Jaringan dengan menggunakan hub untuk feedback nya terhadap pengiriman data hanya melewati pc tertentu yang di tuju.
b. Jaringan dengan menggunakan switch untuk feedback nya pengiriman data melewati seluruh jaringan


3. Pembuatan simulasi jaringan lab STMIK Bani Saleh
Kesimpulan :
perancangan jaringan dengan program packet tracer sesuai dengan kondisi yang ada dan
terkoneksi dengan baik menggunakan 41 PC dengan hub & switch dan satu buah server seta
pengetesan dilakukan secara efektif seperti gambar di bawah ini.




Sabtu, 28 Maret 2009

Membuat Workgroup

Membuat workgroup

Sebelum anda membuat workgroup pastikan anda kabel jaringan terhubung anatar komputer anda dan komputer lain .

Klik kanan my computer dan pilih properties maka akan muncul


Pilih network indentification lalu anda pilih properties dan akan muncul layar sebagai berikut:

buatlah workgroup yang anda inginkan contohnya seperti diatas lalu klik ok maka akan otomatis komputer untuk meminta perintah restart , setelah anda selesai restart komputer , bila anda ingin melihat workgroup yang anda buat maka anda klik kanan start lalu pilih explorer :

anda klik my network places lalu klik entrie netrwork maka disana adnda akan menemukan Microsoft windows network lalu anda klik dan terdapat beberapa nama workgroup yang anda buat .

untuk dapat melihat komputer mana saja yang terhubung oleh anda ;

  1. klik start pilih run
  2. ketikan command untuk windows 2000 /98 dan cmd untuk windows Xp
  3. lakukan perintah ping address anda contohnya: ping 210.170.0.20 makan ankan muncul seperti dibawah ini:

  1. masukan perintah net view untuk melihat komputer mana saja yang terkoneksi. Seperti gambar dibawah ini:

5. ada beberapa perintah jaringan komputer untuk melihat apakah komputer anda terhubung dengan yg lain.

  • perintah net time\\(nama host) akan tampil seperti diatas , perintah ini untuk menampilkan syntax kompiler

  • untuk mendeteksi apakah kontrol service sukses atw tidak

Cara Pembuatan Kabel UTP

Cara Pembuatan Kabel UTP


Jaringan Komputer adalah menghubungkan dua komputer atau lebih, sehingga antara satu computer dengan yang lain dapat saling bertukar resource seperti sharing file, pri nter, dll dengan menggunakan protocol

yang sama, dalam hal ini TCP/IP.

Untuk membuat sebuah jaringan komputer diperlukan perangkat sebagai berikut :

- Dua buah computer atau lebih

- LAN Card/NIC sesuai dengan jumlah computer (untuk computer sekarang biasanya sudah onboard)

- Kabel UTP sesuai kebutuhan

- Tang Crimping

- Konektor RJ45

- Switch/Hub jika ingin mengunakan tiga computer atau lebih

- Gunting

Cara Pemasangan Kabel UTP

Gambar perangkatnya :

Gambar 1 : LAN CARD

Gambar 2: Kabel UTP

Gambar 3 : Tang Crimping

Gambar 4 : Konektor RJ 45

Gambar 5 : Switch/Hub

Setelah semua peralatan terkumpul lengkap kita telah siap untuk membuat jaringan computer, langkah langkahnya

adalah sebagai berikut :

TENTUKAN MAU MEMBUAT JARINGAN DENGAN BERAPA KOMPUTER ?

Hal ini diperlukan karena konfigurasi kabel untuk jaringan dua dengan tiga computer/lebih berbeda.

Untuk menghubungkan dua buah komputer tidak diperlukan switch dan menggunakan kabel UTP dengan

pengkabelan jenis straight, sedangkan untuk jaringan dengan tiga computer atau lebih menggunakan switch dan

kabel UTP dengan konfigurasi pengkabelan cross -over (Mengenai pengkabelan akan dibahas selanjutnya).

MEMASANG RJ-45 PADA KABEL UTP

Karena pada tutorial ini kita akan menggunakan kabel UTP sebagai medianya, maka kita harus memasang

konektor RJ-45 pada kabel tersebut agar dapat ditancapkan pada LAN CARD, seperti yang telah dikatakan tadi

konfigurasi jaringan dua computer dengan tiga computer berbeda, caranya adalah sebagai berikut :

Konfigurasi dua computer menggunakan crossover

1. Kupas kedua ujung kulit luar kabel utp menggunakan mata pisau crimping atau gunting, dengan panjang

kira-kira 1.5cm, seperti ini :

Gambar 6 : Kabel UTP Setelah dikupas kulit luar

2. Kemudian urutkan warna-warnanya dengan aturan jika ujung kabel satu menggunakan konfigurasi T568A maka ujung kabel satunya menggunakan T568B. (Konfigurasi dapat dilihat pada gambar dibawah)

Gambar 7 : Konfigurasi kabel T568A dan T568B

3. Setelah kedua ujung kabel diurutkan warnanya sesuai konfigurasi di atas, ratakan ujung kabel utp dengan memotong sedikit bagian kabel (tidak usah di kupas kabelnya), kira -kira hasilnya seperti ini :

Gambar 8 : Kabel UTP yang sudah diratakan ujungnya

4. Masukkan kabel tersebut kedalam konektor RJ -45 secara hati-hati, jangan sampai tertukar urutannya, maka hasilnya akan seperti ini :

Gambar 9 : Kabel UTP setelah dimasukkan pada RJ -45

5. Kemudian crimping/jepit kabel tersebut menggu nakan tang crimping sampai terdengan suara klik. (Ingat dalam mengcrimping jangan terlalu keras menekan krn menyebabkan konektor patah.

Gambar 10 : Kabel UTP di Crimping/diJepit

6. Setelah selesai di crimping, maka hasil kedua ujung kabel akab seperti berik ut :

Gambar 11 : Kabel UTP Sudah Terpasang pada konektornya

MEMASANG KABEL UTP YANG SUDAH TERPASANG KONEKTOR KE PC

Setelah kabel utp terpasang konektor, langkah selanjutnya adalah menancapkan kabel utp tersebut ke LAN CARD computer, jika hanya menggun akan dua computer maka pasanglah kabel UTP yg telah terpasang RJ -45 dengan konfigurasi cross-over ke masing-masing computer, tetapi jika terdiri dari tiga computer atau lebih maka kita harus menggunakan switch/switch dengan topologi kira -kira sebagai berikut :

Gambar 12 : Topologi LAN dengan empat computer

Gambar 13 : Switch/Hub Tampak dari belakang

Gambar di atas merupakan switch atau hub yang terdiri 8 port, yang banyak terdapat dipasaran switch/hub dengan jumlah colokan rj -45 sebanyak 4/8/16/32 port , mengenai pemelihan tinggal disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk memasang kabel UTP pada switch, Anda tinggal menancapkan satu konektor RJ -45 yang telah terpasang pada kabel UTP tadi ke salah satu port pada switch/hub dan satunya lagi pada PC. Jika sudah di tancapkan maka akan muncul icon LAN Connected pada system tray computer :

MENGKONFIGURASI IP ADDRESS

Setelah jaringan secara fisik terinstall, maka Anda harus mengkonfigurasi IP Address masing –masing computer sehingga dapat saling berkomunikasi/terko neksi. IP Address adalah pengalamatan jaringan computer yang terdiri dari 32 bit biner. Untuk membuat jaringan LAN anda dapat menggunakan IP Address salah satu kelas dibawah ini :

Kelas A : 10.x.x.x dengan subnet mask 255.0.0.0

Kelas B : 172.16.x.x – 172.31.x.x dengan subnet mask 255.255.0.0

Kelas C : 192.168.x.x dengan subnet mask 255.255.255.0

Dalam satu jaringan LAN, semua komputer harus menggunakan kelas yang sama. Pada praktek kali ini kita menggunakan Kelas C. Karena jumlah computer yang terkoneksi sedikit, dimana kelas C ini mampu mengkoneksikan maksimal 254 komputer. Jadi kita menggunakan IP :

192.168.x.x dengan Subnet 255.255.255.0

255.255.255.0 maksudnya 24 bit pada IP Address merupakan network address sedangkan 8 bit berikutnya adalah host ID (ingat 255 jika dibinerkan ada 8 bit yaitu 11111111). Nilai x di atas dapat di isi terserah dengan range 1 - 254. Jadi :

192.168.x  Adalah Network address sedangkan x  Host ID

Jadi Range alamat IP Address LAN kita nantinya = 192.168.1.1 – 192.168.1.254 Subnetmask 255.255.255.0 (jika bingung dengan keterangan di atas, selalu pakai range IP Address ini saja bila ingin membangun LAN, ga sah pusing-pusing mikirin teori di atas)

Pada kali ini kita akan menggunakan network address 192.168.1 dan host ID antara 1 -254. (Nama pada masing masing computer harus unik artinya jika ada computer dengan IP Address 192.168.1.1 maka tidak boleh ada computer lain dalam satu LAN yang mempunyai IP Adress tersebut)

Cara Mengeset IP Addess adalah sebagai berikut :

1. Click Start  Setting  Control Panel sampai keluar kotak dialog Control Panel (seperti terlihat digambar dibawah ini)

Gambar 14 : Dialog Control Panel

2. Double-Click Icon Network Connection sampai keluar kotak dialog Network Connection

Gambar 15 : Dialog Network Connection

3. Double-click Icon Local Area Connection sampai keluar kotak dialog Local Connection Area Status.

Gambar 16 : Dialog LAN Area Connection

4. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotak dialog Local Area Connection

Properties sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol

Gambar 17 : Dialog TCP/IP

Gambar 17 : Dialog TCP/IP

5. Klik use the following IP Address , Masukkan data-data IP Address. IP Address computer 1 adalah 192.168.1.1 komputer 2 : 192.168.1.2 dst, dengan subnet mask 255.255.255.0 . sedangkan untuk gateway dikosongkan saja, karena jaringan LAN tidak terhubung ke jaringan LAN lain/internet.

Gambar 18 : Mengisi IP Address

6. Setelah data-data setting TCP/IP ini dimasukkan, click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties.

7. click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”

8. Click Star  Run  sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD sampai keluar kotak dialog baru “command”

9. Di kotak dialog “Command” tadi, ketikkan : ipconfig . Jika Ethernet dari computer belum tersambung dengan LAN, akan keluar hasil seperti gambar dibawah.

Gambar 19 : Ipconfig (sorry gbrnya pake IP 134.114.70.143 dan ada gatewaynya, seharusnya

192.168.1.1 dan ga ada gatewaynya)

10. Lakukan test ping koneksi dengan computer sebelah (computer dengan ip address 192.168.1.2,192.168.1.3, dsb), dengan mengetik pada command prompt:

C:\Documents and Settings\Lenovo>ping 192.168.1.2

Pinging 192.168.1.1 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=3ms TTL=64

Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=3ms TTL=64

Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=2ms TTL=64

Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=2ms TTL=64

SHARING FILE DI WINDOWS XP

Untuk melakukan sharing files lakukan langkah-langkah sebagai berikut : (hal di bawah dilakukan pada semua computer yang terkoneksi di LAN untuk mengatur user sapa saja yang dapat mengakses computer)

Langkah1 :

Buka windows explorer dan navigasi ke sini: Tools>Folder Options>View>Advanced Settings... scroll ke bawah

sampai options "Use simple file sharing (recommended)" => non aktifkan/unchecked option ini.

Langkah 2:

Control Panel>AdministrativeTools>Computer Management>Local Users & Groups>Users

klik kanan di right pane dan pilih "New User":

o Isi kolom username, password, dan confirm password => ini username & passwor d yang mau dikasih hak untuk akses folder yang mau dishare

o non aktifkan/unchecked option "User must change password at next logon"

o aktifkan/checked option "User cannont change password " dan "Password never expires"

o Click "Create", maka user baru pun sudah terbuat

o Tutup console/window "computer management" tsb.

Langkah 3:

Buka windows explorer dan klik kanan di folder yang mau dishare, pilih "Sharing & Security", pilih option "Share this folder", click "Permissions".

Pilih yang "Everyone" (defaultnya sudah terpilih), dan click "Remove" Click "Add" lalu masukkan username yang baru dibuat diatas pada textbox "Enter the object names to select" kemudian click "Check Names"

Click "OK" (sampai seluruh context menu sharing tertutup semua) .

Misal Anda akan sharing file di computer mempunyai alamat IP 192.168.1.2 maka caranya adalah :

klik Start Run : \\192.168.1.2 kemudian masukkan user dan password , user yang boleh mengakses computer 192.168.1.2

maka akan Nampak folder yang boleh di sharing pada computer 192.168.1.2

SHARING PRINTER DI JARINGAN

Dengan adanya printer sharing maka satu computer dapat digunakan oleh semua computer dalam

jaringan LAN, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1. Klik start  printers and faxes

2. Pilih printer yang akan kita shares dan pilih sharing

Gambar 20 : Printer Sharing

3. Beri nama printer (yang akan muncul di network ) pada share name dan klik OK

Gambar 21 : Nama Printer